Perbandingan Walmart dan Carrefour
(AWSJ, 1 Desember 2006)
Carrefour
Penjualan: $ 95 b
Jumlah toko: 12.290
Cabang: 29 negara
Kantor Pusat:Paris
Cabang perdana:Belgia (1969)
Negara paling sulit untuk bisnis:Belgia
Luas rata-rata per toko: 9.688 m2
Motto: “A quater of an hour ahead” (of the competition)
Walmart
Penjualan: $ 312,4 b
Jumlah toko: 6.500
Cabang; 14 Negara
Kantor pusat: Bentonville, Arkansas
Negara perdana: Mexico (1991)
Negara paing sulit untuk bisnis: Jepang
Luas rata-rata per toko: 16.747 m2
Motto: Alway Low Prices”
Negara tempat mereka paling keras berkompetisi: Cina, Brazil, Argentina
Problem awal:
- Penjualan dan profit turun terutama di Perancis.
- Sulit melakukan eksperimen untuk mendesign toko-toko baru yang berakibat menurunkan pangsa pasar.
Solusi:
- Februari 2005, diangkat CEO baru, bekas konsultan Arthur Andersen yang pernah digunakan oleh Carrefour.
- Menurunkan harga untuk bersaing termasuk menggunakan label pribadi guna meningkatkan pangsa pasar.
- Menerbitkan kartu keanggotaan untuk meningkatkan loyalitas pembeli. Misal: potongan harga untuk daging dan barang-barang pada musim-musim tertentu.
- Memasuki pangsa pasar baru dengan membagi 3 tipe hypermart: besar, sedang dan kecil (< 7.750 m2). Bahkan di Spanyol dibuat sedikit lebih kreatif dengan membagi menjadi 3 kategori: “Mini-Hyper” menjual barang bukan-makanan, Carrefour Express di daerah aatau kota yang lebih besar dengan ukuran yang lebih kecil dari super market dan “Maxi Dia” yang menawarkan barang-barang yang lebih beragam dibanding toko-toko lain yang ada di daerah sekitarnya. Rencana ekspansi dengan membuka cabang di India.
- Mengurangi karyawan di Kantor Pusat (1.700 orang) dan dewan direksi (dari 11 orang menjadi 5 orang) untuk mempercepat proses pengambilan keputusan.
Monday, August 20, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment