Bloomberg
Michael Rubens Bloomberg bekerja sebagai menjadi pialang (trader) sejak tahun 1970 di Solomon Brothers. Lulus tahun 1966 dan karir melesat pesat karena pada tahun 1970 sudah diangkat menjadi partner. Dia sudah sangat menyukai tempat bekerja ini, namun dia memicu konflik yang membuatnya dia harus tersingkir dan menjalankan perusahaan sistem komputer yang baru didirikan. Tidak lama, Solomon Brothers menjadi perusahaan publik sebelum merjer dengan Phibro – yang menyatakan bahwa beberapa mitra termasuk Bloomberg tidak dapat bekerja lagi di sana. Dengan pesangon berupa surat-surat berharga Solomon-Phibro dengan kisaran nilai $ 10 juta, Bloomberg meninggalkan perusahaan yang sudah lama menjadi tempat tumpuannya pada tahun 1981. Berbeda dengan rekan-rekan lainnya, Bloomberg paham komputer, dimana ini menjadi keunggulannya.
Pertama kali Bloomberg merekrut teman-temannya guna mendirikan perusahaan dengan misi membantu melakukan komputerisasi di Wall Street dan operasi-operasi keuangan lainnya yang memperdagangkan surat berharga pendapatan tetap. Mereka akan diberi sejumlah data (misal :spesifikasi obligasi perushaan), alat-alat untuk analisis yang memungkinkan para penggunanya melakukan manipulasi data (misal: menghitung nilai relatif antara obligasi Pemerintah vs. Obligasi perusahaan, melakukan proses transaksi dan menciptakan sistem yang memungkinkan pialang – bagian depan, berhubungan dengan bagian belakang (back-office).
Tawaran paket jasa keuangan ini relatif baru dan tidak dengan mudah dirancang dan perlu waktu lama. Baru pada tahun 1982 berdirilah perusahaan Bloomberg L.P. yang mengenalkan jasa di atas dengan nama Sistem Pasar Inovatif (Innovative Market Systems) yang mendapat pesanan pertama kali dari Merrill Lynch. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan jasa pelayanan ini membuat banyak perusahaan, kemudian, memakainya.
Penyediaan data real-time digabung dengan data historis dan analisis yang akurat serta dikomunikasikan lewat media elektronik, televisi dan radio membuat Bloomberg L.P. berkembang pesat. Merasa hidupnya sudah mapan dengan menjadi milyander, Bloomberg mencalonkan diri menjadi menjadi walikota New York pada tahun 2001. Kampanye dengan dana pribadi ini ternyata sukses dan Bloomberg menggantikan Rudolph Guiliani menjadi walikota. Pada tahun 2005, Bloomberg terpilih kembali sebagai walikota New York untuk masa jabatan kedua.
Michael Rubens Bloomberg bekerja sebagai menjadi pialang (trader) sejak tahun 1970 di Solomon Brothers. Lulus tahun 1966 dan karir melesat pesat karena pada tahun 1970 sudah diangkat menjadi partner. Dia sudah sangat menyukai tempat bekerja ini, namun dia memicu konflik yang membuatnya dia harus tersingkir dan menjalankan perusahaan sistem komputer yang baru didirikan. Tidak lama, Solomon Brothers menjadi perusahaan publik sebelum merjer dengan Phibro – yang menyatakan bahwa beberapa mitra termasuk Bloomberg tidak dapat bekerja lagi di sana. Dengan pesangon berupa surat-surat berharga Solomon-Phibro dengan kisaran nilai $ 10 juta, Bloomberg meninggalkan perusahaan yang sudah lama menjadi tempat tumpuannya pada tahun 1981. Berbeda dengan rekan-rekan lainnya, Bloomberg paham komputer, dimana ini menjadi keunggulannya.
Pertama kali Bloomberg merekrut teman-temannya guna mendirikan perusahaan dengan misi membantu melakukan komputerisasi di Wall Street dan operasi-operasi keuangan lainnya yang memperdagangkan surat berharga pendapatan tetap. Mereka akan diberi sejumlah data (misal :spesifikasi obligasi perushaan), alat-alat untuk analisis yang memungkinkan para penggunanya melakukan manipulasi data (misal: menghitung nilai relatif antara obligasi Pemerintah vs. Obligasi perusahaan, melakukan proses transaksi dan menciptakan sistem yang memungkinkan pialang – bagian depan, berhubungan dengan bagian belakang (back-office).
Tawaran paket jasa keuangan ini relatif baru dan tidak dengan mudah dirancang dan perlu waktu lama. Baru pada tahun 1982 berdirilah perusahaan Bloomberg L.P. yang mengenalkan jasa di atas dengan nama Sistem Pasar Inovatif (Innovative Market Systems) yang mendapat pesanan pertama kali dari Merrill Lynch. Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan jasa pelayanan ini membuat banyak perusahaan, kemudian, memakainya.
Penyediaan data real-time digabung dengan data historis dan analisis yang akurat serta dikomunikasikan lewat media elektronik, televisi dan radio membuat Bloomberg L.P. berkembang pesat. Merasa hidupnya sudah mapan dengan menjadi milyander, Bloomberg mencalonkan diri menjadi menjadi walikota New York pada tahun 2001. Kampanye dengan dana pribadi ini ternyata sukses dan Bloomberg menggantikan Rudolph Guiliani menjadi walikota. Pada tahun 2005, Bloomberg terpilih kembali sebagai walikota New York untuk masa jabatan kedua.

No comments:
Post a Comment